Minggu, 17 Maret 2013

Aye guys, gausah panjang2 buat menyapa, langsung aja kali ini mau post PIDATO HARI KARTINI gue yg kemarin bt UJIAN PRAKTEK sekolah. :D
*scroll down* hope you enjoy guys~


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah SMP N 2 Purworejo
Yang saya hormati Bapak Ibu guru beserta staf karyawan
Dan yang saya sayangi teman-teman semua

Pada pagi hari yang cerah ini, marilah kita mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, serta inayah-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul di sini ini tanpa ada aral suatu apapun.
Bapak Ibu guru yang saya hormati, dan teman-teman semua yang saya sayangi. Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-134 ini, perkenankanlah saya berdiri di sini untuk menyampaikan semangat emansipasi wanita yang menuntut persamaan hak antara laki-laki dengan perempuan, yang dipelopori oleh Raden Adjeng Kartini.
Kartini adalah nama yang tidak asing lagi bagi bangsa Indonesia, terutama kaum wanita. Kata Kartini mengingatkan kita pada sosok seorang wanita yang berjuang demi meningkatkan harkat dan martabat kaumnya.
Seorang Kartini kecil lahir di Mayong, Jepara pada tanggal 21 April 1879. Beliau adalah putri Bupati Jepara, Raden Mas Adipati Aria Susroningrat.
Berkat semangat dan ketekunannya untuk meningkatkan peran wanita, beliau berhasil mendirikan sebuah sekolah wanita yang mengajarkan tentang ilmu pengetahuan dan berbagai ketrampilan wanita.
Hari Kartini senantiasa kita peringati setiap tahunnya. Namun, hendaknya kegiatan ini tidak hanya sebagai seremonial semata, tetapi kita mampu memaknai dari memperingati Hari Kartini.
Kita sebagai wanita, seharusnya bangga terutama dengan semangat kartini yang mendobrak emansipasi wanita, bukan untuk menyamai kodrat laki-laki, tetapi lebih kepada membebaskan perempuan dan menyatakan bahwa perempuan juga memiliki hak asasi.
Perempuan tidak harus di rumah dan hanya piawai dalam mengurus pekerjaan-pekerjaan rumah saja, tetapi juga harus punya semangat untuk terus maju dan berkembang.
Teman-teman semua yang saya sayangi,
Kesimpulannya, kita semua diciptakan Tuhan YME. memiliki kesetaraan yang sama antara laki-laki dan perempuan. Perempuan juga memiliki hak utama layaknya seorang laki-laki yakni hak atas pendidikan, kemandirian ekonomi, dan hak untuk tidak disakiti.
Kepeloporan Raden Adjeng Kartini wajib kita tiru dan amalkan. Kita wanita Indonesia yang telah memperoleh hak-hak kita sebagai seorang wanita hendaknya tidak boleh semena-mena dengan kebebasan yang telah diberikan. Kita tetap harus menegakkan kodrat sebagai wanita. Wanita adalah lambing keluwesan, kelembutan, keindahan, dan kesopanan.
Bapak Ibu guru yang saya hormati dan teman-teman yang saya sayangi,
Perjuangan cita Kartini belum sepenuhnya berhasil. Masih banyak wanita-wanita Indonesia yang perlu kita perjuangkan nasibnya. Masih banyak yang membutuhkan uluran tangan kita untuk membangun kesejahteraannya.
Oleh karena itu, mari kita junjung persamaan hak itu dengan cara memberdayakan kaum wanita untuk terlibat dalam peran sosial, budaya, ekonomi, dan politik.
Kiranya demikian hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Terimakasih atas perhatian Bapak Ibu guru dan teman-teman semua. Apabila ada tutur kata dan tingkah laku yang kurang berkenan di hati mohon dimaafkan.
Wabillahi taufik wal hidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar